“Tarawih boleh,” ucap Luhut. “Makanya nanti mau puasa ini supaya semua (dapat) booster, supaya nanti Ramadhan bisa lebih bebas. Kalau tarawih bisa lebih bebas, (barisan) rapat, tapi tangan dicuci, ini (masker) pasang, booster,” kata Luhut.
Pernyataan Luhut ini, menurut Haris, sudah berlebihan.
“Ingat pak, kau bukan Presiden, semua urusan mau kau atur,” pungkas Haris.






