“Mereka ditembak saat mengambil air yang jarak antara tempat penampungan air dengan pos dekat,” kata Triyono, seraya mengaku anggota sempat mengejar kelompok bersenjata itu, namun mereka sudah menghilang ke dalam hutan.
“Sebetulnya jumlah personel sudah cukup banyak setelah dilakukan penambahan dari pasukan tempur hingga seluruhnya berjumlah 65 personel,” kata Triyono.
Tercatat lima prajurit TNI terluka, dua di antaranya gugur di Suru-Suru sejak 20 November lalu yakni Sersan Satu TNI Ari Baskoro dan Rahaldi. Distrik Suru-Suru masuk dalam wilayah Kabupaten Asmat, Papua, namun Kabupaten Yahukimo juga mengklaim wilayah itu.(jpg)






