Mengenai karya yang mereka hadirkan, Afit menjelaskan, mereka berupaya memberi warna berbeda. ”Satu album berisi 10 lagu semua tentang cerita kehidupan dan motivasi. Tidak ada lagu cinta. Kami berharap orang yang mendengarkan karya kami bisa semangat dan kembali bangkit,” ujarnya.
Disinggung mengenai kendala, Afit menambahkan, waktulah yang menjadi kendala mereka berkumpul. Beruntung bos perusahaan mereka memberikan kelonggaran. ”Kami masih bekerja, Februari ini kami dapat cuti tiga pekan jadi kami manfaatkan semaksimal mungkin,” terangnya.
Sementara itu Andika menyampaikan, dia datang ke Jepara bantu perfom Gallaxy yang diproduserinya. ”Saya termotivasi karena vokalis ceritanya hampir sama dengan saya. Kami pernah ada di titik bawah namun kita sama-sama percaya tidak semua orang terus di bawah,” jelasnya.
Andika menambahkan, pro dan kontra pasti ada. Namun dia berharap musik Gallaxy bisa diterima. ”Ini karya putra daerah, jadi harus diberikan dukungan,” imbuhnya.(ks/zen/top/JPR)



