Nusron menambahkan, setelah tiba di Indonesia, secepatnya nenek Jumanti dibawa ke kampung halamam menggunakan pesawat.
“Besok pukul 10.20 kami terbangkan dari sini ke Surabaya baru diserahkan ke keluarga yang ada di Jember,” imbuh pria yang juga mantan anggota DPR ini.
Sementara Jumanti yang tampak sudah uzur hanya bisa duduk manis di atas kursi roda. Sesekali dia melayangkan senyum ke awak media yang sudah menanti. Karena terlalu lama di Arab Saudi, Jumanti pun mulai tak fasih berbahasa Indonesia.
Dia hanya mampu berbicara dengan bahasa Jawa dan Arab.
Meski sudah tua, Jumanti bisa tertawa karena candaan berbahasa Jawa yang dilontarkan Nusron kepadanya.
“Seneng,” kata dia dengan nada kecil ketika ditanya perasaan pulang ke Indonesia.
Sementara sisanya Jumanti hanya menganggukan kepala ketika ditanya soal kejadian apa saja yang dialami.



