NASIONAL

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Surabaya Tak Tutup Pusat Keramaian

×

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Surabaya Tak Tutup Pusat Keramaian

Sebarkan artikel ini
Salah satu pusat keramaian di Jalan Tunjungan Surabaya. (Dipta Wahyu/JawaPos)

JAKARTA — Meski kasus aktif Covid-19 di Surabaya meningkat, Pemerintah Kota Surabaya memutuskan tidak menutup pusat-pusat keramaian. Upaya pencegahan yang dipilih adalah dengan melakukan beberapa poin antisipasi.

Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, terdapat beberapa poin yang diterapkan. Pertama adalah konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan 3T (testing, tracing, dan treatment).

Bank bjb Tandamata

”Kemudian melakukan penerapan blocking area secara konsisten dan terintegrasi bersama Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo,” jelas Irvan saat dikonfirmasi, Jumat (12/11).

Pemkot Surabaya juga akan memperbanyak lokasi swab test masal. Terutama di wilayah yang terdapat pasien terkonfirmasi Covid-19. ”Keempat, penegakan protokol kesehatan dengan berbasis yustisi yang dilaksanakan di jalan-jalan protokol,” terang Irvan.

Berikutnya, lanjut dia, melakukan monitoring penerapan protokol kesehatan di tempat kegiatan usaha di wilayah kecamatan/kelurahan masing-masing. Termasuk mengecek penerapan QR Code PeduliLindungi.

”Selain itu, melakukan monitoring penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah di wilayah kecamatan/kelurahan masing-masing,” jelas Irvan.

Pemkot juga akan meningkatan capaian vaksinasi dosis 2 (dua) terutama bagi masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis 1 (satu). ”Terakhir, kami akan memaksimalkan peran satgas kampung tangguh Wani Jogo Suroboyo,” terang Irvan.