Kamaruddin lantas menceritakan pengalamannya saat berkomunikasi dengan penyidik yang menangani kasus pembunuhan Brigadir Joshua. “Saya nge-WA bukti dari handphone saya ke handphone para penyidik. Penyidik yang ketakutan. Takut karena handphone mereka itu juga dipantau oleh ‘hantu’ itu,” ungkapnya.
“Yang kita lawan ini kan iblis yang tidak ada darahnya. Dan ada juga penyidik yang menolak bukti,” kata dia.
“Karena ditolak bukti, saya kasih tahu ke media, supaya masyarakat Indonesia tahu bahwa lembaga-lembaga negara ini sedang disandera oleh mafia,” sambungnya.
“Apa itu mafia korupsi, mafia narkoba, mafia judi, mafia miras,” tuturnya.
Aiman lantas menyinggung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut ada kerajaan Sambo di tubuh Polri. “Ya, memang ada. Dia ngomong baru kemarin, saya sudah ngomong dari bulan Juli,” ujarnya.(*)






