“Jangan sampai kita tidak saling menyapa karena perbedaan pilihan. Apalagi saling menjelekkan dan menyebarkan berita hoax. Itu bukan norma, etika dan tata krama kita,” tegas Jokowi.
Masyarakat bebas memilih pemimpin yang terbaik sesuai hati nuraninya. Meski pilihannya berbeda dengan orang lain, diharapkan setelah pencoblosan semuanya kembali rukun dan bersaudara.
“Negara ini terlalu besar untuk dikorbankan hanya karena pilihan politik. Kita harus bersatu,” tandas Jokowi.
Sementara dalam kunjungan ke Tuban, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan Gubernur Jatim Soekarwo beserta istrinya Nina Kirana Soekarwo.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi membagikan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial. Terdiri atas Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) bagi kelompok tani, serta Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) bagi Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau LMDH di Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.
(mkd/JPC)





