Johanis menjabat direktur tata usaha negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung. Dia merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin dan meraih gelar doktor hukum dari Universitas Airlangga. Pada 2019, dia mengikuti seleksi calon pimpinan KPK, tapi tidak lolos. Ketika Lili mengundurkan diri, Presiden Jokowi mengajukan nama Johanis dan I Nyoman ke DPR.
Secara terpisah, Ketua KPK Firli Bahuri menyambut gembira atas pengisian jabatan wakil ketua KPK yang ditinggalkan Lili. ”Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan pimpinan DPR,” terang Firli melalui keterangan resmi. Dia juga mengucapkan selamat kepada Johanis yang terpilih untuk masuk jajaran pimpinan KPK. (lum/syn/c19/fal)






