Jika PPKM Terus Diperpanjang, Pengusaha : PHK Karyawan Opsi Terakhir

PHK
Suasana pusat perbelanjaan di salah satu Mal di Jakarta, Kamis (1/7/2021). Pemerintah resmi menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Saat PPKM darurat berlaku operasional pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup. Sementara sebelumnya pada PPKM mikro, pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan diizinkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JAKARTA -–  Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, selama ini pengusaha sudah berusaha untuk mempertahankan para karyawannya meski terdampak PPKM Darurat. Dia memperkirakan, jika kebijakan tersebut diberlakukan tidak sampai lebih dari sebulan badai PHK tidak akan terjadi.

Menurutnya, sejauh ini perusahaan hanya mengambil kebijakan merumahkan karyawan atau tidak memperpanjang pegawai kontrak. “Kalau lebih dari satu bulan jelas berdampak. Tapi kalau dilonggarkan di tanggal 25 nggak akan terjadi PHK massal,” ujarnya dalam konferensi pers virtual Apindo-Kadin, Rabu (21/7).

Bacaan Lainnya

Namun dia mengaku, opsi PHK memang mulai dibahas antara para pengusaha kepada pekerjanya. “Perundingan ini terjadi di level perusahaan masing-masing, memang sudah ada pembicaraan,” ucapnya.

Sementara, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa mengatakan, para pengusaha tekstil kemungkinan tidak memperpanjang para pegawai kontrak bila PPKM terus diperpanjang. “Kalau terus diperpanjang kami akan kurangi, kami mulai memutus karyawan kontrak dulu,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *