“Kami berharap, Komisi A DPRD DKI bisa menyetujui anggaran tinta untuk melakukan pencetakan e-KTP massal yang akan dilakukan setelah Rancangan Undang-undang (RUU) DKJ disahkan,” ujarnya.
“Jangan sampai, pengadaan toner tinta tidak diupgrade ketika blangko sudah bisa tersedia,” sambungnya.
Budi menyebut, ada 120 ribu daftar calon pemilih tetap (DPT) yang memerlukan KTP atau berusia 17 tahun jelang Pemilu 2024 di Februari.
Menurutnya, saat ini ketersediaan blangko KTP di DKI terbatas. Namun akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait.“Kami koordinasi dengan KPU jumlah DPT belum ber-KTP ada 120 ribu orang. 40 ribu sudah kita cetak, 43 ribu sedang kita kejar untuk melakukan perekaman, sisanya (37 ribu) belum dilakukan pencetakan karena memang masih menunggu mereka berusia 17 tahun,” terangnya.(*)






