Aksi nge-prank Pura-pura Jadi Pasien Covid-19, Terancan Dua Tahun Penjara

Pelaku prank pura-pura jadi pasien covid-19. Foto: dok Polres Bone/ngopibareng

BONE – Aksi Anisa Rahma asal Bone, Sulsel benar-benar bikin geleng-geleng kepala di masa pandemi corona saat ini.

Wanita 20 tahun ini pura-pura atau nge-prank perawat rumah sakit mengaku positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Bacaan Lainnya

Cerita berawal ketika Anisa bersama ketiga rekannya, yakni Eka Saswati, Dirgantara, dan Dandi pesta miras di kosan.

Saat mabuk miras oplosan, Anisa mengalami sesak napas. Ketiga temannya lalu membawa Anisa ke Puskesmas Watampone.

Namun, puskesmas tidak memiliki peralatan lengkah sehingga dirujuk ke RS Hapsah, Bone.

Saat di rumah sakit, Anisa minta tes corona. Dia beralasan memiliki kontak dengan kakeknya di Jayapura, Papua, yang positif corona.

Suhu badan Anisa saat dicek normal 36 derajat celcius. Tapi perawat dan ketiga teman Anisa jadi panik ketika Anisa mendadak kejang-kejang.

Tim medis akhirnya membawa Anisa ke RSU Tenriawaru, Bone, untuk penangan pasien corona. Para perawat pun sigap membantu dengan mengenakan alat pelindung diri (APD).

Saat dicek suhu badan, kondisi Anisa normal dan tidak ada tanda-tanda sesak napas. Kemudian ketiga temannya membawa Anisa keluar dari rumah sakit.

Rupanya, ada salah satu perawat yang mendengar percakapan Anisa dengan teman-temannya kalau dia nge-prank soal virus corona.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *