Untuk itu, Indonesia perlu merumuskan kembali secara konkret industri apa saja yang bisa mengerek kinerja ekspor. “Kita harus fokus dengan itu pengembangan industri tahun ini. Kalau tidak, kita akan menyaksikan pertumbuhan ekonomi Thailand, Malaysia, di atas kita,” katanya.
Darmin akan bekerja sama dengan Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) untuk mendorong hal tersebut, merumuskan kebijakan di bidang industri. Namun, dia tidak merinci bentuk kerja sama tersebut. Akan ada satuan tugas (Satgas) investasi untuk mengawal kemudahan berinvestasi yang akan segera beroperasi.
“Sebenarnya kalau di pemerintah pusat sudah terbentuk, tinggal di pemerintah daerah. Supaya cepat saya minta bantuan bapak Presiden, gubernur, ketua DPRD, bupati, dan walikota. Minggu depan akan dimulai (bekerja),” terangnya.
Adapun Satgas tersebut dibentuk di setiap kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk mengawal implementasi paket kebijakan ekonomi seperti pemangkasan izin dan kemudahan berusaha yang diterbitkan Presiden Jokowi.
Menanggapi keyakinan Darmin soal kondisi ekonomi, netizen terbelah. Banyak yang tidak percaya. “Aah yang betul? Jangan-jangan paket ekonomi pak Darmin Nasution yang tak mujarab,” cuit @Muhamma25410263 di Twitter, disamber @MeongEmpus. “6 persen? Terlalu Tinggi. Ekspor? Selama ini banyak impor,” cuitnya.



