Selain itu, Kamaruddin juga mendapat sejumlah bocoran informasi dari sosok Intelijen sehingga dirinya berani mengatakan hal yang berkaitan dengan Ferdy Sambo. “Dan ada juga intelijen yang mensuplai informasi ke saya yang masih aktif maupun yang sudah purnawirawan,” jelas Kamaruddin.
Dan informasi itu, kata Kamaruddin akhirnya mengarah kepada bunker Rp 900 miliar yang diduga berhasil ditemukan oleh polisi di rumah Ferdy Sambo. Kamaruddin tak menyebut bahwa kabar tersebut hoax, tetapi memang ia juga perlu bukti kuat untuk memastikan bahwa kabar tersebut benar-benar akurat.
Makanya, belakangan juga ia mendesak agar dibentuk pihak independen untuk mengusut terkait isu Rp 900 miliar milik Ferdy Sambo berkat ‘Kekaisaran Konsorsium 303’. Dalam hal ini Kamaruddin mendesak PPATK untuk melakukan audit rekening milik Ferdy Sambo, sehingga dapat diketahui ke mana saja aliran uang milik tersangka pembunuhan berencana Brigadir J itu.(*)






