Borong Medali dalam Lomba Sains di Korsel Persiapan Minim, 7 Siswa Asal Jateng Tak Menyangka Raih Emas

————————-

Mutia Puspa Syakila dan enam temannya tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani, Sabtu (13/1) sekitar pukul 11.00. Kedatangan mereka disambut oleh orangtua masing-masing. Dari tujuh siswa wakil Jateng itu, lima di antaranya siswa SMP Negeri 2 Semarang, yakni Mutia, Chandrakanti La Faini Putri, Nasywa Salsabila, Ajeng Ayu Anggraini, dan Hasan Shodiq Alaydrus. Dua siswa lainnya, yakni Samantha Raisha, adalah siswi SMP Karangturi dan Kartika Medha, siswi SMP Negeri 1 Kudus.

Selama sepekan mereka mengikuti 9th Student Camp & Teacher Workshop for Gifted in Science di Suwon, Korea Selatan. Kegiatan yang diselenggarakan ASEAN+3, yakni Tiongkok, Jepang dan Korsel Center for the Gifted in Science (ACGS) ini mengusung tema Hidden Science in Culture & Heritage.

Ada 14 negara yang ikut serta dalam lomba ini. Yakni, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, Filipina, Korea Selatan, Tiongkok, Jepang dan Taiwan. Tim Indonesia yang diwakili siswa asal Jateng dan Jakarta, mempresentasikan batik dan alat musik angklung dalam sesi presentasi poster.

“Di sana itu dari pertama datang sudah kaget, karena dingin banget. Suhunya minus 2 derajat. Serunya, kami justru lebih dekat dengan stafnya yang orang Korea. Karena kami tahu K-pop,” ujar Mutia kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dia mengatakan, banyak pengalaman yang didapatkan selama di sana. Meskipun saat pelaksanaan lomba, ia dan keenam rekannya kaget karena bahan presentasi yang sudah dipersiapkan dari Indonesia rupanya harus di ganti dengan materi baru, menyesuaikan dengan tema Hidden Science in Culture & Heritage.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *