4 Orang Kelompok Muslim Cyber Army, Tertangkap Polri

Tim gabungan dari Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri bersama Direktorat Kamsus BIK menangkap 4 orang kelompok Muslim Cyber Army (MCA) yang tergabung dalam whatsapp grup ‘The Family MCA’.

Ke empat pelaku yang ditangkap berinisial ML (40), RSD (35), RS (39), dan YUS.

Bacaan Lainnya

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Fadil Imran mengatakan, panangkapan dilakukan di 5 kota berbeda. Para pelaku ini ditangkap karena diduga menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial.

“Penangkapan secara serentak di 5 kota yakni Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang dan Palu terhadap kelompok inti pelaku ujaran kebencian Muslim Cyber Army,” kata Brigjen Fadil Imran dalam keterangan tertulisnya yang, Selasa (27/02).

Fadil katakan, dari hasil penyelidikan, grup ini sering melemparkan isu yang dapat memprovokasi masyarakat di media sosial yang membuat perpecahan dikalangan ummat.

“Seperti Isu kebangkitan PKI, penculikan Ulama, dan penyerangan terhadap nama baik presiden, pemerintah, serta tokoh-tokoh tertentu termasuk menyebarkan virus yang sengaja dikirimkan kepada orang atau kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima,” ucapnya.

Fadil menjelaskan penangkapan bermula dari tersangka berinisial ML (40) pada Senin (26/02) sekitar pukul 06.00 WIB didaerah Sunter, Jakarta Utara.

Setelah dilakukan pengembangan, pihaknya menangkap tersangka RSD (35) pada pukul 09.15 WIB di Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

“Selanjutnya tersangka RS (39) yang ditangkap dihari yang sama pada pukul 12.20 di Jembrana, Bali. Kemudian tersangka YUS seorang warga Sumedang, Jawa Barat,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka terjerat Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU No 19 tahun 2016 tentang Perubahab Atas UU Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan atau Pasal Jo Pasal 4 huruf B angka 1 UU No 40 Tahun 2008 Tentabg Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 33 UU ITE.
(fir/pojoksatu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *