11 Debt Collector yang Kepung TNI Jadi Tersangka

  • Whatsapp
Video Anggota TNI dikeroyok debt collcetor

JAKARTA – Polres Metro Jakarta Utara meringkus 11 debt collector yang mengepung mobil yang dikendari anggota TNI, Serda Nurhadi di gerbang tol (GT) Koja Barat, Jakarta Utara.

Alasan pelaku melakukan aksinya karena mobil yang disopiri Serda Nurhadi ada tunggakan kredit leasing selama delapan bulan. “Ada tunggakan kredit leasing Clipan Finance selama 8 bulan,” kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi, Senin (10/5/2021).

Bacaan Lainnya

11 pelaku kini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan langsung dilakukan penahana. Atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal berlapis yakni Pasal 335 ayat (1) KUHP dengan ancaman 1 tahun penjara dan Pasal 53 Jo 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

“Sudah tersangka, Pasal 335 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun, Pasal 53 Jo 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun,” ujarnya.

Tunggak Cicilan

Penangkapan terhadap 11 mata elang alias debt collector dalam pengeroyokan Serda Nurhadi ternyata membuka fakta baru. Mobil yang disopiri oleh Babinsa Semper Timur itu sempat dikerubungi puluhan mata elang di Tol Koja Barat, Jakarta Utara.

Puluhan penagih utang itu melakukan hal tersebut karena mobil yang disopiri Serda Nurhadi diduga menunggak cicilan berbulan-bulan. “Didapatkan informasi bahwa mobil jenis Honda Mobilio B 2638 BZK tersebut ada tunggakan kredit leasing Clipan selama delapan bulan,” kata Nasriadi kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Karena itu, pihak leasing memberikan kuasa kepada pihak ketiga untuk melakukan penarikan. Yakni Clipan Finance ke PT Anugrah Cipta Kurnia Jaya yang selanjutnya memberikan kuasa kepada Hendry E. Leatomu untuk melakukan penarikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *