“Seruan dan sikap 100 Tokoh: 1) Pilpres 2024 terjadi kecurangan Terstruktur, Sistimatis, dan Massif 2) menolak hasil Pilpres 2024 3) beri sanksi hukum dab etik kpd pelanggar 4) mendukung DPR melakukan hak angket 5) menolak penyelesaian kecurangan Pilpres melalui MK,” tulisnya.
Cuitan itu mengundang pro kontra dari warganet. Salah satu tokoh yang kontra mengomentari cuitan tersebut adalah Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah.
Dengan sopan dan bercanda, Fahri yang kini berada di kubu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nyinyiri cuitan Said Didu.
“Boleh becanda bang, 1. Jumlah 100 orang itu gak sampai 1 TPS. 2. Terjadi penggelembungan suara di TPS abang…nampak di gambar. 3. Apa lagi…(dengan emoticon maaf dan tertawa),” tulis Fahri dalam akun media X pribadinya @Fahrihmazah. Lagi-lagi cuitan komentar Fahri ini pun mengundang banyak tanggapan dari warganet. (*)






