Warga Bojongloa Sukabumi Digegerkan Penemuan Mayat, Kondisi Korban Mengkhawatirkan

Penemuan Mayat Bojongloa Sukabumi
Lokasi penemuan mayat dengan kondisi mengkhawatirkan digaris polisi, sebagai bahan proses identifikasi dari kepolisian, Jumat (30/12).

LEMBURSITU— Warga Kampung Bojongloa Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, dihebohkan dengan penemuan mayat dalam kondisi mengkhawatirkan, Jumat (30/12). Mayat yang diketahui berinisial BB (48) itu, ditemukan dalam sebuah kamar dengan kondisi rumah terkunci.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya warga mencium bau tak sedap dari rumah tersebut. Lantaran curiga, warga pun langsung melaporkan kepada aparat kepolisian.

Bacaan Lainnya

“Awalnya ibu RW lewat terus kecium bau menyengat dan ngasih tahu ke suaminya, ternyata baunya semakin menyengat. Karena penasaran ditinjau ke lokasi. Pintu sama gerbangnya terkunci takutnya bangkai kucing atau apa terus kita laporan ke Bhabinsa,” kata Ketua RT 03/10 Bili.

Ia menambahkan, jika korban merupakan warga pendatang dari Jakarta yang sudah lama tinggal di wilayahnya hampir 6 tahunan.

“Asalnya dari Jakarta, alamatnya sudah tinggal disini hampir 6 tahunan, dan korban berprofesi sebagai tukang duplikat kunci. Berangkat pagi pulang sore,” terangnya.

Bili mengaku, korban memang jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Sehari-hari korban bekerja sebagai tukang duplikat kunci.

“Nggak punya masalah (dengan warga), dia pendatang kelahiran Jakarta. Dia datang ke sini sendiri nggak tahu keluarganya dimana. Kurang lebih 4-5 tahun tinggal di Lembursitu dan KTP nya sudah warga sini,” ujarnya.

Kapolsek Lembursitu Polres Sukabumi Kota, Iptu Agus Suherman mengatakan, pihaknya mendapat kabar selepas salat Jumat, terkait kecurigaan warga di salah satu rumah yang kedapatan bau tak sedap.

“Kami langsung bersama dengan RT, RW dan tokoh masyarakat membuka paksa pintu rumahnya. Setelah kami cek, ternyata di dalam ditemukan di kamar ada seorang mayat laki-laki dengan kondsi sudah cukup mengkhawatirkan mulai membusuk,”ujar Agus Kepada Radar Sukabumi, Jumat (30/12).

Saat itu, pihaknya pun langsung melakukan koordinasi dengan Identifikasi Polres Sukabumi Kota. Hasil identifikasinya, diperkirakan korban sudah seminggu meninggal dunia.

“Setelah itu bersama dengan masyarakat, identifikasi korban dievakuasi ke Bunut (RSUD Syamsudin SH) untuk dilakukan autopsi,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat terlihat pada 22 Desember 2022. Setelah itu tidak terlihat kembali.

“Selama itu, korban tidak terlihat dan saat waktu malam juga rumanya kondisi keadaan padam tidak biasaya,” imbuhnya.

Dari pantauan Radar Sukabumi, penemuan mayat ini menarik perhatian masyarakat. Di area parkir terdapat mobil jeep yang terparkir. Polisi pun sudah memasang police line di seluruh sudut rumah korban. (cr4/t)

Pos terkait