SUKABUMI – Nasib naas menimpa dua orang pelajar berinisial MPP (15) warga Kecamatan Citamiang dan MNA (18) warga Warudoyong, Kota Sukabumi.
Keduanya, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas (Lakalanta) dengan menabrak minibus di Jalan Raya RH Didi Sukardi, tepatnya Perempatan Cigodeg, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Minggu (13/10).
Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi sekitar pukul 2.30 WIB, bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 6549 VH yang dikendarai MPP (15) dan penumpangnya MNA (18) melaju dari arah Jalan Otista menuju arah Jalan RH Didi Sukardi.
Saat menyelip kendaraan lainnya, tiba-tiba datang menibus Toyota Kijang Super bernomor polisi F 1894 SS yang dikendarai seorang pria berinisial ISP (32) dan penumpangnya RLD (28) warga Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang. Hingga akhirnya kecelakaan pun tidak dapat terhindarkan.
“Pada saat mengendarai kendaraannya diduga kurang hati-hati, kurang konsentrasi, tidak memperhatikan arus lalu lintas yang sedang dilaluinya, melaju dengan kecepatan tinggi dan mendahului kendaraan lain dari sebelah kiri jalan,” ungkap Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PDIM) Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin kepada wartawan, Minggu (13/10).
Ade menjelaskan, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) kendaraan yang ditunggangi korban bertabrakan dengan kendaraan minibus Toyota Kijang Super yang melaju dari arah berlawanan berbelok ke kanan menuju arah Jalan Pelda Suryanta, yang menyebabkan sepeda motor tersebut terjatuh.
“Akibat dari kejadian laka lantas tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan dan tiga korban mengalami luka-luka merupakan penumpang kendaraan minibus Toyota Kijang Super, lalu pengendara serta penumpang sepeda motor Honda Beat,” bebernya.
Ade menambahkan, semua korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan tindakan medis. “Namun karena mengalami luka yang cukup parah, akhirnya pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Beat meninggal dunia dalam penanganan pihak rumah sakit,” imbuhnya.
Sebab itu, Ade menghimbau, agar masyarakat lebih waspada saat mengendarai kendaraan. Selain itu, pengendara juga harus memperhatikan keselamatan dengan menggunakan helm dan lainnya. “Kami himbau agar pengendara pebih waspada dan mentaati aturan berlalu lintas untuk mengurangi risiko kecelakaan,” pungkasnya. (Bam)






