Sukma Cikal Bakal Perfilman Sukabumi

CITAMIANG – Ratusan Pelajar SMK Seluruh Indonesia antusias menghadiri pembukaan malam puncak penganugerahan Sukabumi Movie Award (SUKMA) 2017 di aula gedung serba Guna SMKN1 Kota Sukabumi, belum lama ini.

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan Sukabumi Movie Award (SUKMA) merupakan perwujudan dari seni kreatif dan inovasi kalangan anak muda Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Kini keahlian di bidang perfilman tersebut akan semakin terdongkrak karena SMA 1 Kota Sukabumi yang memiliki jurusan pendidikan dibidang tersebut menggagas untuk mengadakan acara perfilman seperti ini.

“Saya ucapkan selamat atas jurusan perfilman di SMKN 1 ini yang telah mewadahi pertemuan sehingga bisa mewadahi kreatifitas sineas-sineas muda. Diharapkan nantinya aura kreatifitas, aura kesuksesan, keberhasilan bisa digenggam dunia akhirat oleh anak-anakk didik,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (24/11).

Pemerintah Pusat telah menurunkan regulasi baru pada 2011 tentang Pembangunan insfratuktur, ekomoni, pendidikan, kesehatan, namun pembangunan tidak hanya bisa di support dengan itu saja.

Semuanya bisa berjalan semibang dan terukur bersamaan ketika semuanya dipadukan dan dipandu oleh ekonomi kreatif dan industri kreatif.

Oleh karenanya pemerintah mengadakan regulasi industri kreatif dan juga ekonomi kreatif di sekolah, dengan jurusan perfilman dan juga managemen bagaimana menjadi pengusaha bukan hanya menjadi pekerja.

“Semua kolaborasi antara seni, budaya, teknologi harus seimbang. Salah satunya dunia perfilman ini. Jika tidak terukur maka akan mengalami stagnan bahkan penurunan,” jelasnya.

Jika dulu dunia perfilman mengalami penurunan. Justru kini sudah berbalik industri kreatif kini menjadi bidikan, karena semua dunia menyadari bahwa ekonomi kreatif dan industri kreatif. Mampu menghasilkan kesukseskan bagi semua.

Dengan begitu dengan adanya jurusan perfilman di sekolah-sekolah diharapkan bisa memaksimalkan bibit baru, penggiat ekonomi dan industri kreatif.

Pada akhirnya nantinya bukan hanya berbicara tentang aset Kota Sukabumi, dan jawa barat saja. Akan tetapi juga berlenggang di tarap nasional.

Fahmi juga mengucapkan terimakasih kepada anak-anak Sukabumi yang telah menggeluti bidang industri kreatif dan ekonomi kreatif.

Ini adalah salah satu celah merebut keberhasilan dari berbagai hal yang ada di dunia. Karena Indonesia terkenal dengan kekompakannya.

Misal di bidang perfilman Sutradara, crew, pemain, bahkan penata rias indonesia terkenal dengan kekompakannya.

“Maka kedepan Kota Sukabumi harus mampu menjadi pusat perfilman Nasional. Tentu dengan memikirkan bagaimana mengemas pembuatan film, apapun filmnya,” harapnya. Terlebih untuk memantapkan harapannya itu, Desember mendatang Kota Sukabumi akan menjadi Kota perfilmam di jabar. Bahkan nantinya di taman Cikundul Kota Sukabumi akan dipasang gambar kamera (Gabak) besar, miniatur dan pendukung lainnya.(cr11/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *