SUKABUMI – Pemerintah Kelurahan Sudajaya Hilir dan Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, terus mengoptimalkan strategi untuk meningkatkan realisasi Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026. Beragam inovasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat digencarkan guna mengejar target yang telah ditetapkan.
Lurah Sudajaya Hilir, Dendi Firmansyah, menyebut pihaknya mengandalkan dua inovasi unggulan, yakni Pabila Mesra (Pajak Bumi dan Bangunan Lancar Menuju Sudajaya Hilir Sejahtera) dan Mbak Ayu (Membayar Pajak di Posyandu). “Kedua inovasi ini dihadirkan untuk mendekatkan layanan pajak kepada warga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya,” ujarnya.
Hingga Mei 2026, realisasi PBB-P2 di Sudajaya Hilir baru mencapai Rp45,8 juta dari target Rp518,6 juta. Meski demikian, Dendi optimistis target dapat tercapai, terutama dengan adanya jadwal pembayaran pajak dari sejumlah perusahaan pada Agustus mendatang.
Sementara itu, Lurah Baros, Neneng Yuliani, mencatat realisasi PBB-P2 hingga Mei 2026 mencapai Rp130 juta dari target Rp459 juta dengan jumlah wajib pajak sebanyak 2.004 orang. Strategi jemput bola menjadi andalan, dengan staf kelurahan turun langsung ke masyarakat setiap hari. “Kami melakukan door to door, penelusuran, dan pembaruan data apabila ada perubahan. Alhamdulillah upaya ini berdampak pada peningkatan pendapatan PBB-P2,” ungkapnya.






