Soal UMK 2023, Disnaker Kota Sukabumi Tunggu Keputusan Pusat 

Kondisi Disnaker Kota Sukabumi, saat sedang pembuatan kartu kuning. 
PELANYANAN : Kondisi Disnaker Kota Sukabumi, saat sedang pembuatan kartu kuning. 

SUKABUMI — Pemerintah Pusat melalui Kememterian Tenaga Kerja, akan menaikan Upah Minimum Kerja (UMK) atau upah minimum provinsi (UMP) lebih besar di tahun 2023.

Menanggi hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, akan melakukan persiapan untuk menghadapi kenaikan UMK di 2023, dengan melakukan konsolidasi dan kordinasi, kepada serikat pekerja atau apindo, dan sambil menunggu penetapan kenaikan UMK dari provinsi.

“Jadi Untuk penetapan UMK tahun 2023 itu Sesuai dengan PP Nomor 36 tahun 2021, kita itu tidak bisa menentukan atau memutuskan kenaikan UMK, karena pemerintah pusat lah yang mentukan keputusan itu, jadi tingal menunggu penetapan saja dari pusat,” ujar Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnaker Kota Sukabumi, Ineu Nuraeni, kepada Radar Sukabumi, Kamis (10/11).

Menurut Ineu, adapun langkah-langkah persiapan yang akan dilakukan, oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, lebih kepada kordinasi dan konsolidasi dengan pihak pekerja, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha indonesia (APINDO), ini supaya untuk kodusifitas dalam penetapan UMK 2023. Nanti penetapan UMK dari provinsi itu tanggal 21 November dan untuk di kabupaten atau kota itu tanggal 30 November.

“Ketika nanti ada kenaikan UMK, Kita hanya memberikan rekomendasi bahwa kenaikan UMK ini sudah sesuai dengan data yang diberikan dari BPS,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *