“Kami ingin tumbuhkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum yang adil, profesional, dan transparan,” tegasnya.
Simulasi ini juga menjadi bagian dari pelatihan teknis agar personel memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan dalam merencanakan dan melaksanakan operasi secara profesional di lapangan.
“Kami harap mereka bisa menjadi ujung tombak dalam menciptakan ketertiban dan ketentraman yang berkelanjutan,” tutupnya.(bam/d)






