Sahid menilai program ini memberi manfaat ganda: memudahkan warga sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. “Dengan pola jemput bola ini, kami ingin menghapus kesan pelayanan yang birokratis dan berjarak. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi yang praktis, transparan, dan mudah dijangkau,” tegasnya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak program ini diluncurkan. Banyak warga memanfaatkan kesempatan untuk mengurus kebutuhan administratif secara cepat dan efisien. Lebih dari sekadar layanan, Ruko Bergerak juga menjadi sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.(bam/d)






