KOTA SUKABUMI

Risiko Bencana Masuk Kategori Sedang

×

Risiko Bencana Masuk Kategori Sedang

Sebarkan artikel ini
RAKER BPBD: Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi berfoto bersama dengan seluruh anggota BPBD Kota Sukabumi usai mengisi rapat kerja BPBD Kota Sukabum di Fresh Hotel, Selasa (19/2).

Sementara, rapat kerja tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Fahmi memberikan motivasi kepada tim BPBD Kota Sukabumi untuk meningkatkan kemampuan dari waktu ke waktu. Menurutnya, kejadian bencana tidak bisa diprediksi kapan dan apa yang akan dihadapi. Karenanya, imbuh Fahmi, dibutuhkan kesiapan dan kebugaran tim BPBD Kota Sukabumi dalam menghadapi setiap kejadian yang akan datang.

“Kedepannya saya berharap ada tes kebugaran bersama agar kesehatan petugas BPBD terjamin,” tutur pria ramah ini.

Bank bjb Tandamata

Orang nomor satu di Kota Sukabumi ini mengajak mengajak seluruh anggota BPBD meningkatkan kekompakkan antar divisi di BPBD Kota Sukabumi. “Baik itu di damkarnya atau BPBDnya,” ajaknya.

Fahmi berpesan untuk menyiapkan sarana dan pra sarana dengan sebaik-baiknya. Dirinya mengimbau untuk memastikan kondisi peralatan yang akan dibawa ke lapangan dalam keadaan prima.

Wali kota juga meminta, BPBD Kota Sukabumi mengajak para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk sama-sama menanggulangi bencana. “Contoh hotel di sini cek kelengkapan alat pemadam kebakaran atau tidak, cek juga jalur evakuasinya. Jika tidak punya, bisa menjadi masalah, maka dari itu kita ingatkan,” tuturnya.

Menurutnya, penting sekali mengajak masyarakat bisa menanggulangi bencana dengan mengetahui standar penyelamatan terlebih dahulu. Sebab, kenyataan yang dihadapai ketika ada bencana respon time dari pihak damkar atau BPBD selama 15 menit sampai ke lokasi bencana.

“Menit ke-Nol sampai menit ke-5 orang yang bekerja adalah orang tersebut yang meminta pertolongan. Sedangkan orang tersebut tidak pernah mendengar informasi standar penyelamatan. Itulah yang saya maksud kenapa harus sering bekerjasama dengan para pemangku kepentingan dan masyarakat,” pungkasnya.

Rapat kerja BPBD Kota Sukabumi juga dihadiri staff bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Provinsi Jawa Barat, Yayan Suryana dan Heath, Safety, Secyrity dan Environment (HSSE) PLN Kota Sukabumi, A.S Azzaqi.

Masing-masing di antaranya mengisi acara dengan memaparkan materi yang bersifat mendukung rapat kerja BPBD Kota Sukabumi mengkaji kebutuhan pasca bencana yang disampaikan BPBD Provinsi Jabar serta memaparkan bahaya listrik dan keselamatan ketenagalistrikan yang disampaikan PLN. (cr5/d)