KOTA SUKABUMI

Ratusan Pelajar Bedah Jejak Kepahlawanan

×

Ratusan Pelajar Bedah Jejak Kepahlawanan

Sebarkan artikel ini

GUNUNGPUYUH – Ratusan santri dan pelajar tingkat SMA dari beberapa sekolah di Kota Sukabumi mengikuti seminar dalam rangka menyambut Hari Pahlawan di Mesjid Ponpes Dzikir Al-Fath, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.

Berdasarkan pantauan Radar Sukabumi, sebelum mengikuti seminar para santri dan siswa terlebih dahulu dilibatkan kegiatan membersihkan makam pahlawan KH.A.Sanusi yang berada di komplek pesantren Samsul Ulum di kawasan Bhayangkara. Kegiatan ini diikuti pula oleh guru besar Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, KH.Fajar Laksana.

Bank bjb Tandamata

Selain itu juga tampak hadir pengurus Ponpes Syamsul Ulum Munandi Saleh; Ketua MUI Kota Sukabumi Prof.Dedi Ismatuloh; Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansyur dan perwakilan Kodim 0607 Sukabumi. Dilokasi tersebut mereka menggelar doa bersama.

Munandi Saleh yang menjadi narasumber dalam kegiatan seminar sekaligus penulis buku sejarah KH A Sanusi mengungkapkan rasa syukurnya atas respon yang baik dari generasi muda khususnya para pelajar dalam mengikuti kegiatan seminar.

“Luar biasa begitu banyak peserta yg hadir di seminar ini, mereka ingin mendapatkan penjelasan tentang perjuangan kyai yang membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan agama islam yakni KH A Sanusi,” jelasnya.

Menurutnya warga perlu mengetahui bahwa KH A Sanusi merupakan anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang juga merumuskan pancasila dan pembukaan UUD 1945.

Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren KH. Fajar Laksana menyebutkan tujuan kegiatan ziarah dan seminar KH. A.Sanusi tidak hanya mengambil hikmah atau pelajaran dari perjuangan pahlawan asal Sukabumi itu saja, tetapi juga untuk menghormati para pahlawan lainnya.

“Itu juga untuk membudayakan agar setiap momen hari pahlawan untuk menghormati dan menghargai jasa pejuang dan pahlawan.

Dengan begitu melaksanakan ziarah kubur khusus pejuang dan pahlwan setidaknya ada pesan moral yang kita sampaikan kepada para generasi muda tentang apa yang telah para pahlawan perjuangkan untuk Negara,” jelasnya.

Fajar juga mendorong pemerintah daerah agar segera memperjuangkan KH. A.sanusi dalam mendapatkan gelar pahlawan nasional ke pemerintah pusat.

Pihaknya juga telah menyosialisasikan kepada masyarakat Sukabumi untuk memahami sejarah perjuangannya yang telah melahirkan PUI dan mendirikan ponpes Syamsul ulum serta telah mencetak ribuan kyai dan ulama besar di indonesia.

“Sebagai sarana pendidikan bagi umat agar mau mencontoh KH. A. sanusi dalam memperjuakan dan membela agama negara.

Kita juga mendorong pemerintah kota Sukabumi agar secepatnya memberikan hibah tanah untuk pembangunan museum KH. A.Sanusi,” tutupnya. (cr11/d)