Lantaran masih ada satu tahap lagi yang harus lalui yakni pemeriksaan kesehatan dan tes Narkoba. “Jika dinyatakan pengguna Narkoba tidak akan lulus. Jadi belum sepenuhnya,” ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan dan Narkoba ini tambah Saleh, akan dilakukan selama satu minggu di rumah sakit yang sudah ditunjuk. ” Iya mulai besok mereka sudah menjalani tes kesehatan,” terangnya.
Adapun terkait anggaran yang disediakan untuk para CPNS ini kata Saleh sebanyak Rp. 8 Miliar. Itu sudah termasuk gaji dan diklat-diklat yang harus dilalui para CPNS.
“Hitungannya itu anggaran 1 orang CPNS itu sebanyak Rp. 80 juta. Kita sudah anggarakan di APBD untuk kebutuhan 111 orang dengan nominal sekitar RP. 8 Miliar,” jelasnya.
Terkait kekosongan jatah sebanyak 18 formasi lantaran dinyatakan tidak lolos dan juga tidak ada satupun yang mendaftar, pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan berharap ada kebijakan lain dari pemerintah pusat.
“Ya kita tidak bisa apa-apa, mungkin aja ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk melakukan pendaftaran CPNS lagi,” pungkasnya.
(bal/d)






