Pesan-pesan tersebut disambut hangat oleh para siswa. Bagi mereka, kehadiran polisi di lapangan upacara bukan sekadar simbol penegakan hukum, tetapi juga sebagai pembimbing yang peduli terhadap masa depan generasi muda.
“Dengan langkah ini, kami berharap angka kenakalan remaja bisa ditekan, sekaligus memperkuat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat, khususnya pelajar,” pungkas Astuti.(bam/d)






