Pengar Hexymer dan Tramadol Dibekuk Polisi, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

  • Whatsapp
Ratusan butir hexymer dan tramadol diamankan di Mako Polres Sukabumi Kota, Rabu (31/3).

SUKABUMI — Nasib naas menimpa HA (33) warga Nagrak Kaler, Kecamatan Cisaat, harus berurusan dengan jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota setelah diketahui mengedarkan obat berbahaya tanpa izin dokter.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Ma’ruf Murdianto mengatakan, pelaku diringkus di kediamannya pada Selasa (30/3) lalu. “HA mengaku obat berbahaya ini didapatkannya dari seseorang yang kini tengah menjalani pemeriksaan Polisi dalam kasus yang sama,” kata Ma’ruf kepada Radar Sukabumi, Rabu (31/3).

Bacaan Lainnya

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa obat berbahaya jenis Hexymer sebanyak 380 butir, Tramadol HCI 28 butir, satu unit telepon seluler dan uang tunai hasil penjualan sebesar Rp565 ribu.

“Hingga saat ini, pelaku berikut barang bukti masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna jalani proses penyidikan. Sedangkan, pelaku dijerat pasal 197, pasal 106 ayat (1) Subsider pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2), Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujarnya.

Menurutnya, pengungkapan kasus peredaran narkoba dan obat-obatan berbahaya akan terus dilakukan untuk menciptakan kondusifitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan menjadikan generasi yang bebas narkoba.

“Pengungkapan terhadap kasus peredaran narkoba maupun obat-obatan berbahaya tanpa izin edar ini akan terus kami lakukan untuk menciptakan kondusifitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat menekan kasus peredaran narkoba maupun obat terlarang. “Semoga melalui kegiatan ini, Kota Sukabumi sekitarnya senantiasa terhindar dari peredaran narkoba,” pungkasnya. (bam/t)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *