Walikota Imbau Pengembang Empat Proyek

SUKABUMI – Walikota Sukabumi, M Muraz mewanti-wanti kepada pengembang yang mengerjakan proyek di kota Sukabumi.

Terlebih empat proyek yakni, pembangunan gedung kampus Stikes Sukabumi kelas H. Proyek tersebut senilai Rp6 Miliar.
Yang kedua, pembangunan RS Rujukan Regional RSUD R Syamsudin SH Gakin Centre sebesar Rp29,7 miliar.

Bacaan Lainnya

Ketiga, pembangunan Gelanggang Olahraga (Gor) Lapang Merdeka (Lapdek) sebnilai Rp22 miliar. Yang terakhirpembangunan Gedung Kesenian (GK) Kota Sukabumi senilai Rp9 miliar.

“Pembangunan itu harus selesai di bulan Desember tahun ini,” kata Muraz, kemarin (7/9).

Waktu pelaksanan pembangunan empat proyek besar di Kota Sukabumi itu masih menyisakan waktu empat bulan lagi.
Muraz berharap, semua pengembang yang melaksanakan pembangunan di Kota Sukabumi, bekerja sesuai dengan kontrak kerja yang telah ditetapkan.

Menurut Muraz, jika hal itu tidak dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh pihak pengembang. Dirinya sebagai penanggung jawab APBD Kota Sukabumi tidak akan segan-segan untuk memberikan saksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya tidak akan main-main. Kita akan berikan sanksi yang tegas bila pengembang itu telah melanggar kontrak kerjanya,” terangnya.

Beda halnya, ketika pihak pengembang itu memundurkan jadwal tahapan pembangunannya. Lantaran ada kendala teknis. Hal itu tentunya tidak akan berakibat patal jika pembangunnya tetap bisa selesai selama 150 hari kerja.

Terkecuali, hal itu dapat mempengaruhi penyelesaian sesuai dengan kontrak kerja yang disepakati.
Terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ)/ULP Pemkot Sukabumi, Fahrurrazi mengungkapkan, yang dapat melakukan penilain hasil pekerjaan sesuai atau tidaknya dengan kontrak kerja tersebut yaitu pejabat pembuat komitmen (PPK) yang membidangi teknis pekerjaannya.

Artinya, dari kepastian kualitas bangunan maupun waktu pelaksanaannya itu diawasi oleh PPK.

“Pengawasannya itu kan, untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar. Kalaupun diakhir bulan Desember muncul masalah, kami akan mengeluarkan beberapa solusi,” terangnya. (Cr5/d)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *