Strategi One Roof Tingkatkan Kesejahteraan Petani

  • Whatsapp
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat melakukan panen raya di kawasn pertanian Kodim 0607/ Kota Sukabumi.

SUKABUMI – Permasalahan petani baik itu dari segi penjualan gabah sampai dengan produksi sudah tidak khawatir lagi. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi mempunyai inovasi strategi One Roof (One Region, One Offtaker).

Inovasi tersebut untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah dan agrobisnis yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

“Strategi One Roof ini upaya meningkatkan kesejahteraan para petani, dengan langkah membangun tiga kolaborasi, Pemerintah, Swasta dan masyarakat dalam hal ini petani,” ujar kepala DKP3 Kota Sukabumi, Andri Setiawan, belum lama ini .

Inovasi itu dikeluarkan dengan melihat kondisi permasalahan yang terjadi di lapangan, seperti masih beralih fungsinya lahan pertanian, keterbatasan anggaran pemerintah untuk membeli lahan pertanian, jumlah penyusutan SDM Petani dan permasalahan ketergantungan petani terhadap tengkulak.

“Pemerintah hadir dalam inovasi ini untuk memfasilitasi pihak swasta atau Offtaker yang membeli gabah atau hasil petani dengan harga tinggi,” ungkapnya.

Dengan inovasi tersebut kata Andri saat ini pihak swasta telah membeli hasil panen atau gabah kering dengan harga mahal dari para petani di wilayah Lembursitu dan Baros.

“Kita baru membina ooftaker satu orang saat ini, kedepannya kita kembangkan untuk One Region, One Offtaker dimana satu pedagang untuk satu wilayah Kecamatan,” katanya.

Disisi lain melalui inovasi tersebut juga bisa menjaga ketahanan pangan di wilayah Kota Sukabumi, bisa aman tidak ketergantungan pada daerah lain.

“Intinya melalui One Roof ini, akan mendapatkan keuntungan bantuan permodalan untuk produksi padi, dan pembelian harga gabah bisa lebih tinggi,”ungkap dia.

Terlebih inovasi ini mendapatkan peringkat ke II dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Kota Sukabumi (KIKS) tahun 2021. (bal/*)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *