Sejumlah Bapokting di Kota Sukabumi Alami Kenaikan Naik

  • Whatsapp
Diskopdagrin Kota Sukabumi saat melakukan pemantauan Bapokting di tempat penjualan beras.

SUKABUMI– Sejumlah harga bahan pokok penting (Bapokting) di Kota Sukabumi, mengalami kenaikan. Dari data yang tercatat Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) menyebutkan, ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikam yakni, daging ayam broiler naik dari Rp32.000 menjadi Rp33.000 perkilogram, telor ayam broiler naik dari Rp22.000 menjadi Rp24.000 perkilogram, cabe rawit hijau naik dari Rp16.000 menjadi Rp18.000 perkilogram dan gula pasir naik dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 perkilogram.

Kabid Perdagangan Diskopdagrin Kota Sukabumi, Heri Sihombing mengatakan, kenaikan harga sudah berlangsung sejak beberapa hari ini. “Meski begitu, hasil pemantauan di setiap pasar yang ada, harga Bapokting lainnya bisa dikatakan stabil,” kata Heri kepada Radar Sukabumi, Kamis (15/10).

Bacaan Lainnya

Semua Bapokting yang ada di semua pasar, lanjut Heri, dipastikan aman dan terkendali. Artinya, semua stok masih tersedia dan tidak mengalami kelangkaan.

“Terpenting Bapokting semuanya aman, barangnya ada dan tidak terjadi kelangkaan. Sehingga semua kebutuhan masyarakat atas bapokting bisa dilayani,” ujarnya.

Heri menjelaskan, Bapokting yang stabil saat ini diantaranya, beras masih diangka kisaran Rp9 ribu sampai Rp10 ribu per kilogramnya, kemudian gula pasir tetap Rp11.000 per kilogram, minyak goreng normal diangka Rp10 ribu dan Bakpokting lainnya normal.

“Bahan pokok dan barang penting strategis lainnya relatif stabil, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga mengenai stok cukup tersedia,” jelasnya.

Pihaknya terus melakukan pemantauan disetiap pasar yang ada di Kota Sukabumi. Hal ini, untuk mengantisipasi kelangkaaan barang.

“Ya, jangan sampai terjadi kelangkaan atau mengalami peningkatan harga yang bisa menimbulkan gejolak di masyarakat. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan untuk menjamin ketersediaan dan penyalurannya aman,” tutupnya. (bam/t)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *