Sebelumnya, bertepatan 10 Muharram 1445 atau yang jatuh pada Jumat (28/7) lalu. Wali Kota Sukabumi bersama para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Sukabumi menyantuni sebanyak 225 anak yatim piatu di Masjid Agung Kota Sukabumi.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim piatu. Sebab, menurut Walikota paada 10 Muharram, Rasulullah mengelus anak-anak yatim, maka disebut lebaran anak yatim. Itulah sebabnya keluarga besar Pemkot Sukabumi melakukan syiar Islam dengan santunan anak yatim.
Anak yatim yang diberikan bantuan berasal dari wilayah kelurahan dan kecamatan. Sumber santunan dari aparatur SKPD.
“Hanya ada satu harapan semoga di hari terbaik, waktu terbaik dan bulan terbaik, tempat terbaik serta momen terbaik melahirkan hal yang terbaik. Harapannya, Allah selalu menjaga kita semua dari berbagai fitnah dan ujian yang mungkin bisa dialami, menjaga dari rekayasa orang yang mungkin tidak suka baik personal baik kelembagaan,” harap Achmad Fahmi.
Kepada anak yatim lanjut Wali Kota Sukabumi, ia memohon doa agar aparatur pemda diberikan semangat pelayanan terbaik kepada warga. ” Doakan jadi kota yang membahagiakan dan dijauhi dari musibah dan kota aman kondusif,” cetus Achmad Fahmi.
Selain itu akan hadir Kota Sukabumi penuh kebanggaan dan kedamaian. Intinya sambut 10 Muharram dengan harapan dan doa terbaik dengan semangat kebersamaan agar menjadi hebat dan persatuan membuat kita kuat. (why)






