Pemerintah Kota Sukabumi

Ratusan Warga Serbu Si Jempol di Lembursitu

×

Ratusan Warga Serbu Si Jempol di Lembursitu

Sebarkan artikel ini

Rinciannya warga yang membuat KTP berjumlah 295 orang, pembuatan KK sebanyak 207 orang dan jumlah pemohon untuk akta lahir mencapai 113. Sementara untuk dokumen kependudukan jenis Akta Mati berjumlah 10 orang dan sisanya adalah perbaikan KK sebanyak 14 orang.

Menurut Iskandar program Si jempol sudah terbukti efektif dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Terbukti 97 persen warga Kota Sukabumi sudah melengkapi dirinya dengan tanda sah kependudukan. Untuk memenuhi tingkatan tersebut, pihaknya akan terus menggalakkan Si Jempol Aki Nini, Jempol Pasar, Jempol Karyawan, Jempol Perkawinan, Jempol Kematian, Jempol Lapas, Jempol Sekolah dan juga jempol lainnya.

Bank bjb Tandamata

Perlu diketahui penamaan pada setiap program jempol disesuaikan dengan target sasaran, semisal Si Jempol Aki Nini merupakan target programnya adalah kalangan lansia. “Insya Allah semua akan kita coba maksimalkan, sehingga semua warga Kota Sukabumi mendapatkan hak-nya dalam memenuhi dokumen kependudukan dan pencatatan sipil,” ujarnya.

Iskandar mengaku, capaian ini pun hasil dari kerja sama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainya. Seperti dibantu oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusip) Kota Sukabumi, dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Sukabumi, sehingga menjadikan masyarakat bisa menikmati pelayanan ini.

“Satu program dikerjakan secara keroyokan dengan berbasis masyarakat dan kelurahan. Intinya Pemerintah Kota Sukabumi ingin memberikan pelayanan yang terbaik, yang bersinergi mengeroyok program pencapaian visi Walikota dan Wakil Walikota menuju masyarakat yang Rahmatan Lil Alamin,” terangnya.

 

Sementara itu Lurah Lembursitu Firman Taufik mengaku tingkat antusias warga untuk bisa mendapatkan layanan Si Jempol ini relatif cukup tinggi. Hanya dalam kurun waktu empat jam, ratusan warga sudah memadati areal kantor kelurahan. “Wilayah kami terbilang cukup jauh dari pusat kota, tidak heran jika kedatangan program Si Jempol ini langsung diserbu warga,” katanya. (cr11)