Perbaikan Rutilahu di Kota Sukabumi Melampaui Target

  • Whatsapp
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat menyerahkan secara simbolis buku tabungan Bantuan Stimulans Rumah Swadaya (BSRS) kepada perwakilan warga di Aula Bank bjb Sukabumi, Senin (27/9).

CIKOLE – Target pembangunan Rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Sukabumi sudah melampaui target.

Dimana dalam rentang waktu 2018 sampai 2023 ditargetkan sebanyak 1.500 unit sudah diperbaiki.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulilah, dengan kerja keras Kota Sukabumi dapat berkah dari target 1.500 unit hingga kini sudah 2.600 rumah sudah diperbaiki sehingga sudah jauh melampaui target,” ujar Walikota Sukabumi Achmd Fahmi, di sela-sela penyerahan buku tabungan Bantuan Stimulans Rumah Swadaya (BSRS) di Aula Bank bjb Sukabumi, Senin (27/9).

Seperti contohnya di 2021 ini bantuan Rutilahu Jabar 610 unit, DAK BSRS sebanyak 63 unit dan Bantuan Stimulans Perumahan Swadaya (BSPS) 600 unit masih dalam tahap pengusulan.

Sementara pada 2022 nanti direncanakan bantuan perbaikan rutilahu Jabar sebanyak 400 unit dan DAK 150 unit.

Dalam pembangunan Rutilahu ini kata Fahmi menggunakan beberapa skema diantaranya bantuan untuk memperbaiki RTLH baik dari pemerintah pusat, provinsi, kota dan CSR dengan nama berbeda dan nilai berbeda-beda.

“Misalnya bantuan BSRS DAK 2021 sebesar Rp 20 juta untuk penerima 63 orang. Rinciannya sebesar Rp 17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp 2,5 juta upah tukang.

Nilai bantuan ini hanya stimulans agar lebih nyaman karena rumah bagian dari membangun peradaban,” jelasnya.

Dalam UUD 1945 disebutkan perumahan layak, baik dan nyaman adalah hak dasar bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi dasar fokusnya pada perbaikan rutilahu.

Sehingga pemerintah memiliki kewajiban untuk intervensi warga yang tinggal di rumah kurang atau tidak layak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *