Penjabat Wali Kota Sukabumi Dalami Keterlibatan ASN dengan Bacalon

Pj Wali Kota Sukabumi
Penjabat (PJ) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji

SUKABUMI – Penjabat Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji menegaskan, saat ini dirinya tengah mendalami terkait dugaan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut bersama kegiatan bersama bakal calon (Bacalon) Walikota-Wakil Walikota Sukabumi.

“Saya sudah mendalami dan sekarang sudah ditugaskan ke inspektorat untuk mendalami dan memanggil orang-orang yang melakukan pendekatan dengan calon-calon atau bakal calon (Bacalon Walikota-Wakil Walikota),” ujar Kumaha Hartadji, seusai copy morning bersama awak media, pada Rabu (10/07).

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu, dirinya juga menegaskan sudah menugaskan inspektorat memanggil dan beberapa juga telah dipanggil. Setelah itu, baru menyampaikan ke Kemendagri terkait dengan hal tersebut. Maka dari itu, ia fokus untuk mengikuti netralitas para ASN dalam menghadapi Pilkada 2024.

“Yang terpenting saya ingin kondusif dulu lah, nanti tahapannya pernyataan dan sebagainya kami belum bisa memberikan teguran secara khusus, tapi kita akan coba klarifikasi apakah akan diundang apakah memang sengaja mendekat. Nah itu juga mesti ada klarifikasi,” ungkapnya.

Dirinya juga mengajak semua pihak harus mengawasi termasuk minta dukungan dari media untuk memberikan pengawasan, karena Bawaslu sudah mengedarkan surat terkait dengan netralitas ASN.

“Ini juga sangat pentinh kalau aturannya jelas tidak politik praktis tidak mendukung. Nah itu juga kita sedang mengupayakan mendukung kita lakukan. Saya juga berpedoman pada SKB 5 menteri, makanya sekarang juga pak Gubernur sedang melaksanakan netralitas agar semua satu arah satu paham,” imbuhnya.

Menurutnya, siapapun nanti yang terpilih termasuk juga pemanfaatan fasilitas negara termasuk juga dukungan program salah satu calon itu juga dilarang jadi silahkan nanti disebarluaskan dan diingatkan. Pasalnya, ada beberapa pelanggaran, pertama memang punya kaitan saudara.

“Juga memang dibesarkan oleh yang itu (bacalon) terus juga jadi beberapa hasil laporan ke saya juga sudah terdapat hal-hal seperti itu dekat terus pernah dipromosikan terus juga memang sedarah dan sebagainya. Memang menjadi kita agak rada sulit tetapi apa boleh buat kita harus melaksanakan ketentuan dengan ketat,” pungkasnya. (ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *