Musim Hujan, DPUTR Kota Sukabumi Gencar Pangkas Pohon

DPUTR Kota Sukabumi
Sejumlah personel DPUTR Kota Sukabumi saat melakukan pemangkasan pohon di wilayah kerjanya, Senin (8/11).

SUKABUMI — Memasuki musim hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi berupaya melakukan pemangkasan pohon yang rentan tumbang.

Dari data yang tercatat DPUTR Kota Sukabumi, saat ini terdapat 800 pohon yang tersebar dibeberapa lokasi diantaranya, Jalan Bhayangkara, Jalan Siliwangi, Jalan Syamsudin SH dan beberapa lokasi lainnya.

Bacaan Lainnya

“Selain itu, ada beberapa lokasi yang menjadi prioritas kami dalam pemangkasan pohon yakni, Jalan Bhayangkara, Suryakencana, Siliwangi dan Jalan Syamsudin SH,” kata Kasi Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah kepada Radar Sukabumi, Senin (8/11).

Fajar menerangkan, dari jumlah total pohon yang ada di Kota Sukabumi lima sampai 10 persen diantaranya rawan tumbang.

Sebab itu, secara rutin petugas setiap harinya melakukan pemangkasan.

“Setiap hari, petugas melakukan pemangkasan dan dengan keterbatasan yang ada palingbanyak lima pohon yang bisa kami pangkas,” ujarnya.

Lanjut Fajar, pemangkasan pohon ini dilakukan untuk mengurangi beban berat pohon ketika hujan sehingga bisa mengurangi resiko dahan patah sampai pohon tumbang.

“Pemangkasan pohon ini hanya dilakukan pada pohon yang memang berpotensi dahan patah maupun tumbang,” ucapnya.

Menurutnya, terdapat beberapa jenis pohon yang saat ini dianggap rawan tumbang ataupun dahan patah seperti jenis pohon trembesi.

“Karena memang ada beberapa pohon jenis trembesi yang usianya sudah tua sehingga rawan terjadi pohon patah maupun tumbang,” imbuhnya.

Fajar mengulas, tidak dipungkiri sejauh ini masih banyak orang tidak bertanggungjawab berprilaku yang dapat mengakibatkan pohon rusak maupun mati.

Salah satunya, membakar sampah dekat pohon sehingga pohon bisa terancam mati.

“Ya, itu banyak ‘hama kokod’ artinya kesadaran masyarakat harus ditingkatkan agar bisa bersama menjaga kelestarian pohon. Salah satunya dengan tidak membakar sampah dekat pohon,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.