Masyarakat Sukabumi Sudah Sadar dengan Dokumen Lingkungan Hidup

DLH Kota Sukabumi
Salah satu gerai milik DLH terpampang di Mall Pelayanan publik di Toserba Tiara. Gerai tersebut menjadi sumber informasi dan pengaduan masyarakat, Selasa (25/1).

SUKABUMI– Pemohon dokumen lingkungan hidup di tahun 2021 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Dokumen lingkungan hidup itu meliputi Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup ( SPPL ) dan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan) termasuk Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup ( UKL-UPL ).

Bacaan Lainnya

“Memang ada peningkatan pemohon dokumen lingkungan hidup selama tahun 2021, karena untuk syarat perijinan berusaha, salah satu syaratnya ada di DLH,”kata Pejabat Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan (Pedal) pada DLH Kota Sukabumi, May Widyastuti Senin (24/1).

Peningkatan pemohon dokumen lingkungan selama tahun 2021, menurut May karena masyarakat saat ini lebih sadar dokumen lingkungan hidup, harus dipenuhi sebagai syarat dalam proses pembuatan izin usaha.

Untuk syarat dokumen lingkungan hidup sendiri dijelaskan May, tidak ada yang berubah dalam persyaratannya hanya saja untuk SPPL itu terintegrasi dengan OSS (Online Single Submission).

“Hal itu lebih memudahkan jadi kami hanya validasi saja, namun kalau dibutuhkan kajian ke lapangan akan kita lakukan. Apabila persyaratan lengkap hari itu juga bisa kami keluarkan untuk dokumen lingkungan hidup nya, “jelas.

Sementara itu, layanan tersebut sudah bisa dilakukan di Mall Pelayanan Publik. Kehadiran Gerai milik DLH di MPP sebagai peningkatan pelayanan untuk lebih memberikan kemudahan kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha dalam mengurus proses perijinan.

Pihak DLH juga telah melakukan sosialisasi dan wawar kepada masyarakat adanya Gerai milik DLH di MPP. “Kita juga tetap melayani masyarakat yang datang ke kantor untuk pengurusan dokumen lingkungan hidup, walau saat ini banyak pula yang mengurus hal itu di MPP, “terangnya.

Berbeda dengan izin usaha atau kegiatan tertentu seperti klinik dan lain-lain bidang pengendali dampak lingkungan akan melakukan kajian langsung ke lapangan sebelum dokumen lingkungan hidup itu di keluarkan. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.