SUKABUMI — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, menyebutkan terdapat lima fasilitas kesehatan (Faskes) yang dapat merealisasikan vaksinasi gotong royong sesuai petunjuk PT Bio Farma. Kelima Faskes ini yakni, Klinik Irna Farma, Klinik Yurista, Klinik Jalur Farma, Klinik Kimia Farma dan RS Asyifa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati mengatakan, vaksinasi gotong royong ini rencananya bisa mulai dilakukan pada Minggu depan sehingga setiap badan usaha bisa langsung mendaftar melalui PT Bio Farma atau Kamar Dagang dan Industri (Kadin).
“Sebelum menyelenggarakan vaksinasi gotong royong, kami akan terlebih dulu melakukan visitasi lima Faskes tersebut. Mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM) dan sebagainya,” kata Lulis kepada Radar Sukabumi, Rabu (16/6).
Tak hanya itu, lanjut Lulis, Dinkes juga akan memberikan pelatihan vaksinasi kepada tenaga kesehatan setiap Faskes. “Setelah itu, baru minggu depan rencana mulai vaksinasi gotong royong,” ucapnya.
Masalah harga standar vaksin tersebut, sambung Lulis, yakni sudah ditentukan langsung oleh pusat sekitar Rp900 ribu untuk dua kali vaksin perorangnya. “Harga langsung ditentukan pusat sekitar Rp900 ribu untuk satu orang dengan mendapatkan dua dosis,” ucapnya.
Lulis kembali menegaskan, jika hendak mendaftar untuk mengikuti vaksin gotong royong ini tidak bisa langsung mendatangani Faskes. Tetapi, badan usaha harus melalui PT Bio Farma atau Kadin. “Ya, minggu depan sudah bisa dilakukan vaksin gotong royong, tinggal daftar saja melalu PT Bio Farma atau Kadin,” pungkasnya. (bam/t)






