Pemerintah Kota Sukabumi

Layanan Kesehatan RSUD R Syamsudin SH Jawab Keluhan Warga

PEMKOT SUKABUMI – Layanan kesehatan di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi diharapkan mampu menjawab harapan dan keluhan warga. Hal ini disampaikan Walikota Sukabumi Achmad Fahmi dalam acara Forum Perangkat Daerah RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi di Gedung Central Diagnostik Selasa (3/3).

Momen tersebut dihadiri Plh Direktur RSUD R Syamsudin SH Yanyan Rusyandi, Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi Gagan Rachman dan pejabat lainnya.

” Perencanaan di RSUD ini harus mengantisipasi perkembangan ke depan,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi. Di mana, RSUD harus rajin dan rutin melakukan evaluasi kinerja karena layanan kesehatan berkembang dari waktu ke waktu.

Terlebih tantangan ke depan bertambah karena ekpektasi warga makin besar. Meskipun lanjut Fahmi, pemkot telah menyiapkan sarana dan prasarana akan tetapi warga tetap berharap tinggi. Sehingga evaluasi internal harapannya mampu menjawab keluhan dari warga tersebut.

Oleh karenanya perencanaan 2021 didasarkan evaluasi internal kekurangan dan potensi yang dimiliki. Dalam momen ini juga wali kota berpesan visi dan misi rumah sakit, harus sejalan dengan visi misi kota serta selaras dengan visi misi wali kota dan wakil wali kota dan rumah sakit tidak bisa memiliki visi misi sendiri.

Sebab RSUD bagian keluarga besar Kota Sukabumi dan tetap koordinasi dengan kepala daerah. Targetnya RS harus lakukan pembenahan dan peningkatan layanan kesehatan.

Catatan lainnya yakni kolaborasi RSUD dengan RS di sekitarnya, terlebih RSUD Syamsudin merupakam RS rujukan regional. Maka fungsi koordinator dan percepatan komunikasi dengan rumah sakit sekitar terkait isu strategis lainnya.

Tantangan ke depan sesuai aturan mengamanatkan rumah sakit dibawah koordinasi dinas kesehatan pada tahun 2021 harus dimulai. Untuk melaksanakan tidak mudah dan butuh proses sinkronisasi.

Fahmi meyakini selama ini RSUD Syamsudin memiliki format dan desain layanan sangat baik. Di sisi lain RSUD Syamsudin terakreditasi paripurna dan amanah naik tingkat ke A pada 2021. Sehingga ada konsekueansi yang harus disiapkan baik sarana dan prasarana dan SDM. (bal/*)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button