Pemerintah Kota Sukabumi

Kompetisi Inovasi Kota Sukabumi Diklaim Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

×

Kompetisi Inovasi Kota Sukabumi Diklaim Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Asisten Daerah (Asda) III Kota Sukabumi, Iskandar Ihfan.
Asisten Daerah (Asda) III Kota Sukabumi, Iskandar Ihfan.

SUKABUMI – Kompetisi Inovasi Kota Sukabumi (KIKS), diklaim banyak melahirkan berbagai inovasi dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik. Lahirnya beragam inovasi tersebut, menggambarkan tingkat kepatuhan pada instruksi pimpinan.

Hal itu disampaikan Asisten Daerah (Asda) III, yang membidangi SDM, Keuangan dan Pengawasan, Iskandar Ihfan, Kamis (27/4). “Selain menunjukkan tingkat kepatuhan pada pimpinan, juga merupakan keinginan kuat untuk memberikan pelayanan terbaik dengan dukungan inovasi,” ujar Iskandar kepada wartawan, Kamis (27/4).

Bank bjb Tandamata

KIKS kata dia, merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Pemkot Sukabumi. “Hal ini menindaklanjuti instruksi wali Kota Sukabumi, dimana setiap SKPD minimal harus mengeluarkan satu inovasi, untuk menunjang kegiatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Iskandar mengaku, keberadaan KIKS ini memperoleh respon cukup baik dan antusias dari semua unsur perangkat daerah. “Terkumpul saat itu, 124 inovasi daerah dari perangkat daerah. Kemudian dari satu SKPD, tidak hanya satu inovosi, bahkan ada yang lima disaat menyampaik inovasinya,” aku dia.

Berbicara inovasi, bukan saja aplikasi, tapi merupakan sistem juga dan budaya kerja, diantaranya menjadi salah satu dukungan untuk mensupport kerja-kerja mereka juga. “Jadi dari 124 inovosi itu, digojlok dulu oleh tim penilai dan akhirnya mengerucut menjadi enam Inovasi. Lalu, dari enam ini dipili tiga yang terbaik,” ucapnya.

Lanjut Iskandar, sejumlah inovasi yang dihasilkan, akan ditindaklanjuti secara berjenjang, dari KIJB Provinsi Jawa Barat dan KIPP Pusat bagi yang masuk tiga besar.

“Tentunya di KIKS ini baru hanya sebuah gagasan, berupa ide dituangkan dalam dokumen mereka, dan kita nilai bagus, walaupun belum dilaksanakan tidak apa-apa,” pungkasnya. (Cr4/t)