Kota Sukabumi Punya Linmas Wanita

  • Whatsapp
Sejumlah anggota Walikece saat melakukan baris berbaris di Gedung Juang 45, belum lama ini.

KOTA SUKABUMI – Perlindungan Masyarakat (Linmas) biasanya identik dengan kaum adam, namun beda halnya dengan Linmas di Kota Sukabumi. Tepatnya di Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang terdapat satuan khusus Linmas yang beranggotakan perempuan.

Lurah Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Bunyamin menjelaskan, pasukan khusus yang dinamai Wanita Linmas Kreatif dan Cepat (Walikece) tersebut dibentuk pada 2019 lalu.

Bacaan Lainnya

Keberadaannya kini menjadi andalan kelurahan untuk membantu berbagai tugas.

“Dibentuk tahun 2019 lalu, dan di persiapkan menjadi garda terdepan dalam menanggapi lima keadaan darurat lingkungan, Alhamdulillah selama ini mereka cukup membantu dilingkungan RT maupun RW,” terangnya.

Bunyamin mengatakan, pasukan linmas kece tersebut ditempatkan secara tersebar di setiap RW bahkan sampai ketingkat RT. Untuk membantu masyarakat dalam bulan tanggap bencana ini mereka diberikan pelatihan seminggu sekali, sehingga lebih mantap dalam bertugas.

“Pelatihannya dilakukan setiap pekan bersama Babinsa dan Babinkamtibmas, sehingga linmas wanita ini terus diberikan kemampuan-kemampuan baru,” sebutnya.

Program inovatif Kelurahan Gedongpanjang ini pun mendapatkan perhatian dari Kesbangpol dan SatpolPP Kota Sukabumi. Kedua intansi tersebut turun tangan ikut melakukan pembinaan.

“Kesbangpol dan SatpolPP ikut membina, kedua intansi tersebut berharap betul Walikece menjadi garda terdepan dilingkungan masyarakat.

Selain itu Walikece sangat mudah berbaur dan bersosialisasi dengan masyarakat,”ujarnya.

Bunyamin mengungkapkan, selain difungsikan dalam situasi darurat seperti bencana alam.

Walikece diaktifkan dalam lima kegiatan sosial lainya. Mereka dilibatkan dalam kader Posyandu, PKK, penanganan masyarakat miskin, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penanganan OGJ.

“Alhamdulillah mereka cukup Sigap karena mereka dibentuk dari orang-orang terpilih yang aktif dalam organisasi sehingga mereka diharapkan siap dalam kondisi darurat,”pungkasnya. (upi/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *