FPD Bappeda, Walikota Sukabumi Minta Kawal SKPD

Bappeda Kota Sukabumi
Bappeda Kota Sukabumi mengadakan rapat Forum Perangkat Daerah (FPD) di ruang Bappeda Kota Sukabumi secara daring dan tatap muka, Kamis (17/2).

CIBEUREUM— Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menitipkan pesan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ) Kota Sukabumi untuk mengkawal Satuan Kinerja Perangkat Daerah ( SKPD) agar mampu memberikan dan meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat setiap tahunnya.

Ada empat hal yang diintruksikan oleh Walikota kepada Bappeda Kota Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan ini , dihadiri pula oleh Wakil Walikota Sukabumi, Andri Hamami dan Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada berserta seluruh SKPD dan stake holder terkait.

“Saya menitipkan kepada Bappeda untuk mengkawal setiap SKPD harus memiliki inovasi, melibatkan teknologi dalam setiap perencanaan dan program kegiatan, harus menyasar outcome dalam perencanaan dan program unggulan tetap dijalankan sampai dengan 2023 mendatang,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat membuka acara Forum Perangkat Daerah (FPD) Bappeda Kota Sukabumi secara daring, Kamis (17/2).

Fahmi menjelaskan, tidak mungkin pemerintah memberikan pelayanan terbaik dan meninggalkan sejara yang terbaik untuk generasi bangsa tanpa adanya pembangunan yang melibatkan teknolgi dan inovasi.

Makanya itu, Bappeda harus memastikan setiap SKDP memberikan inovasi terbaiknya.

“Bukan karena untuk memenangkan lomba inovasi, tidak sesederhana itu tapi untuk memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dengan baik.

Kehadiran pemerintah daerah harus dirasakan oleh masyarakat, dengan berbagai pelayanan inovasi yang dikeluarkan oleh setiap SKPD,” katanya.

Lalu, kata Fahmi setiap SKPD harus melibatkan teknologi dalam perencanaan dan program kegiatan yang akan dijalankan.

Perjalanan pembangunan tidak bisa lagi dijalankan dengan manual seperti tahun sebelumnya, saat ini zaman sudah berkembang dengan berbasis digital, untuk itu pentingnya SKPD dalam melibatkan teknologi,” jelasnya.

“Contoh, Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan Daerah, bagaimana dinas itu harus bergerak ke arah literasi digital, karena makin keepan masyarakat akan menggunakan gawai atau gadgetnya untuk mengakses literasi digital tersebut.

Dinas perpusatakaan bisa menyiarkan buku digitital, siapkan infomasi dengan digital. Disini bappeda harus menyiapkan itu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Fahmi meminta Bappeda mampu mengajak SKPD agar seluruh usulan kegiatan di setiap SKPD harus menyasara outcome. Artinya seluruh perencanaan dan usulan kegiatan yang diserap dari masyarakat harus sesuai dengan outcome.

Lebih Lanjut Fahmi juga menginginkan SKPD tetap menjalankan program-program unggulan sampai dengan 2023 mendatang.

Program unggulan baik dari bidang kesehatan, infrastruktur, literasi dan sosial kemasyarakat. “Bappeda harus memastikan bahwa program unggulan bisa terus terlaksanakn di 2023 mendatang,” jelasnya.

Fahmi menyadari ini merupakan bukan kerja yang mudah. Namun sesulit apapun yang dihadapi, bisa ditanggulangi dengan kerbesamaan kolaborasi dan komunikasi yang baik.

“Terutama Bappeda yang merupakan leading sektornya mampu mengkoordinasikan agar pembangunan di Kota Sukabumi bisa terselenggaran dengan baik kedapannya,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.