Cecep menjelaskan, adapun anggaran yang digunakan untuk pembangunan TPT ini sebesar Rp110 juta yang bersumber dari anggaran bencana tanggap dalurat (BTT).
“Alhamdulillah 95 persen sudah berpungsi, sisanya penataanya akan dilakukan pada tahun yang akan datang karena tinggal sedikit lagi,” jelasnya.
Menurutnya, sejauh ini banyak yang mengajukan pembangunan baik irigasi maupun pembangunan TPT dari masyarakat dan kelurahan.
Namun, dengan keterbatasan anggaran yang ada DPUTR akan lebih memprioritaskan pembangunan seperti TPT di Sungai Bangbarakan tersebut karena keberadaannya sangat dibutuhkan untuk mengairi pesawahan warga.
“Kami akan mempriotirtaskan untuk pembangunan daerah pertanian. Seperti di Kampung Sindangsari ini dan alhamdulillah saat ini irigasinya sudah bisa kembali berpungsi dengan baik,” pungkasnya. (bam)






