Dorong Dunia Pendidikan di Kota Sukabumi Lahirkan Anak Hebat dan Inovatif

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat menyampaikan sambutan di depan kepala sekolah dan guru

LEMBURSITU – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi membuka Bimbingan Teknis Rapor Pendidikan dalam upaya peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Rabu (10/8).

Bimtek ini digelar dalam rangka mendorong meningkatnya kualitas pendidikan dan melahirkan anak yang hebat serta inovatif. Hadir dalam momen tersebut Bunda Literasi Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Mohammad Hasan Asari serta narasumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bacaan Lainnya

“Sekarang saatnya kembali bersemangat untuk mengejar apa yang tertinggal di masa pandemi yang lalu. Termasuk di dalam bidang pendidikan, “ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Sejalan dengan arah pembangunan yang dituangkan dalam visi misi dan RKPD semua terintegrasi dengan tujuan pembangunan bangsa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Di mana, arah pembangunan kota sejatinya dalam kerangka roadmap tujuan pembangunan yang diamanatkan undang-undang.

Bimtek ini lanjut Fahmi dalam upaya menyukseskan skala nasional karena amanat undang-undang apa yang dilakukan hari ini. Ia mengatakan da 4 kriteria anak unggulan dan ini masuk misi kota.

Di mana, anak Sukabumi secara otak atau IQ Cerdas, fisik sehat, akhak yang terpuji dan ibadah kuat. Empat ciri anak Sukabumi ini ada dalam karakter Pancasila.

“Dalam ajang Apeksi di Padang lalu, setiap wilayah ada dua orang anak muda kreatif ikut pertemuan dan dua anak masuk delapan besar, dan Alya Sabira terpilih menyampaikan harapannya di depan 98 wali kota. Di mana sejak awal mengukuti pertukaran pelajar ke Belanda dan Amerika serta kini diterima tanpa tes di universitas Australia,” kata Fahmi.

Bimtek kata Fahmi menjadi bagian tidak terpisahkan sukseskan pendidikan di Kota Sukabumi. Amanat gubernur guru jadi orangtua di sekolah sebagaimana orangtua di di rumah.

Terlebih sekitar 33 persen menghabiskan waktu disekolah, mari kepala sekolah dan guru bukan sebatas guru atau kepala sekolah. Akan tetapi menjadi orangtua selama di sekolah akan menguatkan emosional dan menguatkan keberadaan anak anak yang akan melesatkan pendidikan di Sukabumi. (cr3/t)

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat menyampaikan sambutan di depan kepala sekolah dan guru

Pos terkait