Berantas Calo dan Pungli KIR, Dishub Kota Sukabumi Berlakukan Pembayaran Non Tunai

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman

SUKABUMI — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, meluncurkan program pembayaran non tunai untuk pengujian kendaraan bermotor (Panon Pemdekar). Hal itu guna meminimalisir adanya pungutan liar (Pungli) dan aksi para calo KIR kendaraan yang kerap gentayangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman mengatakan, Dishub bekerjasama dengan salah satu bank untuk melakukan pembayaran langsung kepada petugas bank sehingga masyarakat yang melakukan uji KIR tidak lagi membayar kepada petugas Dishub.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah kami sudah berhasil merubah image yang dulukan pengujian kendaraan bermotor indentik dengan calo dan pungli. Kami memperbaikinya bukan dengan menghantam para calo tetapi dengan sistem yang tadinya pembayaran tunai saat ini jadi non tunai,” kata Abdul kepada Radar Sukabumi, Senin (7/6).

Penerapan pembayaran non tunai ini, lanjut Abdul, dilakukan secara bertahap mulai dari menempatkan petugas bank sampai menggunakan kartu debit dan QR Code.

“Karena saat ini dalam masa pandemi Covid-19, sehingga kami menyediakan QR Code sehingga masyarakat yang hendak membayar uji KIR bisa tinggal scan code QR,” imbuhnya.

Dengan begitu, sambung Abdul, saat ini pembayaran menggunakan QR code bisa menggunakan mulai dari Oppo, Dana dan lain sebagainya.

“Tentunya dengan Panon Pendekar ini selain bisa memudahkan masyarakat membayar uji KIR kendaraan juga bisa meningkatkan retribusi,” ucapnya.

Kedepan, Dishub Kota Sukabumi bakal terus berinovasi untuk meluncurkan salah satu apilikasi yang dapat lebih mempermudah mulai dari pendaftaran hingga pembayaran uji KIR.

“Nantinya dengan adanya apilikasi itu, pemilik kendaraan tinggal mendaftar dan melakukan pembayaran di rumah. Tetapi untuk pengujian fisik tetap di bengkel Dishub,” pungkasnya. (bam/t)

loading...

Pos terkait