Karena itu, ia berencana membuat cara untuk mengedukasi warga di setiap kelurahan yang belum memiliki Lumbung Pangan Masyarakat guna memahami manfaat dari adanya Lumbung Pangan Masyarakat.
“Insya Allah kami akan sosialisasikan kepada warga untuk memberi edukasi manfaat Lumbung Padi Masyarakat. Karena, tidak harus beras saja yang dipasok namun bisa berupa minyak, gula atau istilahnya adalah pangan pokok strategis,” tandasnya.
Pada lokasi yang berbeda, Lurah Subang Jaya, Fery Munggaran, memaparkan manfaat yang diperoleh warga Kelurahan Subang Jaya terkait adanya Lumbung Pangan Masyarakat yang terletak di RW 01 Kampung Subang Jaya Kelurahan Subang Jaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.
Ia menjelaskan ihwal manfaat yang dirasakan warga khususnya petani adalah menjadikan lumbung padi sebagai tempat dikumpulkannya hasil panen melalui kelompok tani.
“Para petani merasa diuntungkan karena hasil panen akan disamaratakan harga dan cara penjualannya melalui kelompok tani, tidak lagi melalui sembarangan tengkulak,” paparnya.
Selain itu, pupuk yang digunakan seluruh petani akan dibagi rata seusai pembagian yang dilakukan kelompok tani. Fery menjelaskan, jika petani di kelompok tani yang berkumpul di Lumbung Padi Masyarakat tersebut menghadapi masalah, maka akan dipecahkan bersama-sama.
“Pupuk akan dibagi rata sesuai yang ditentukan kelompok tani, dan jika ada permasalahan yang dihadapi para petani maka mereka akan berembuk dan memecahkan bersama-sama.Sehingga, terkoordinir dengan rapi dan baik,” pungkasnya. (cr5/d)





