20 Persen Buruh Pabrik di Kota Sukabumi Dirumahkan

  • Whatsapp
Plt kadisnakertrans Kota Sukabumi, Didin Syarifudin.

KOTA SUKABUMI – Sekitar 20 persen karyawan salah satu pabrik di Kota Sukabumi dirumahkan. Kebijakan yang ambil, karena pihak perusahaan kekurangan bahan baku sehingga menghentikan sebagian operasionalnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Sukabumi, Didin Syarifudin mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sekitar 20 persen karyawan PT Great Apparel dirumahkan karena kekurangan bahan baku untuk operasional.

Bacaan Lainnya

“Memang, PT Great Apparel sudah merumahkan sebagian karyawannya, itu karena tidak ada bahan baku untuk operasional,” jelasnya, Rabu (1/4).

Menurut laporan yang diterima Didin, para karyawan dengan legowo menerima keputusan perusahaan karena pabrik tidak bisa beroperasi. Sebab, pasokan bahan baku dari luar negeri sudah tidak ada.

“Untuk ekspor saja kita tidak bisa, tertahan di bea cukai, bahan produksi dari luar negeri juga tidak bisa ke Indonesia,” sebutnya.

Didin juga menjelaskan, pihaknya sudah menyebarkan surat edaran dari Kementrian Tenaga Kerja kaitan aturan antara karyawan dan perusahaan. “Para karyawan sudah legowo, kami juga tekankan ada ada kebijakan dari perusahaan kepada para karyawannya yang dirumahkan,” ujarnya.

Selain itu, Didin juga mendapat laporan terdapat hotel di Kota Sukabumi yang merumahkan karyawannya. Karena memang, selain memutus mata rantai penyebaran virus Corona, kunjungan ke hotel kian turun drastis.

“Seperti Hotel Anugerah, hanya terisi empat kamar yang biasanya selalu ramai di akhir pekan. Namun manajemen hotel masih mempertahankan para karyawan, berbeda dengan beberapa hotel yang memang sepi tamu sehingga harus memberhentikan sementara karyawannya,” pungkas Didin. (upi/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *