Pasca Gempa Garut, BPBD Kota Sukabumi Belum Terima Laporan Kerusakan

Imran Wardani
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Imran Wardani

SUKABUMI – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, terus memonitor kondisi wilayah pasca gempa bumi magnitudo 6,4 SR yang berpusat di Kabupaten Garut Jawa Barat pada Sabtu (3/12) lalu.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani mengatakan, keterangan yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang berpusat di Garut terjadi pukul 16:49:42 WIB.

Bacaan Lainnya

“Iya, gempa bumi memiliki parameter magnitudo 6,4. Pusat gempa bumi terletak di wilayah laut dengan koordinat 7.49LS, 107.58 BT atau 46 km Barat Daya Kabupaten Garut Jawa Barat,” kata Imran kepada Radar Sukabumi, Minggu (4/12).

Imran mengaku, hingga saat ini belum menerima adanya laporan kerusakan dampak adanya dampak gempa bumi tersebut. Kendati demikian, BPBD juga saat ini masih memonitor kondisi pasca gempa.

“Alhamdulillah, hingga saat ini kami belum menerima laporan dari masyarakat terkait gempa bumi yang cukup kuat dirasakan,” ujarnya.

Imran mengimbau, masyarakat tetap waspada bencana baik gempa, longsor maupun banjir. Selain itu, masyarakat dihimbau agar tidak termakan informasi atau isu yang tidak bisa di pertanggung jawabkan.

“Kami minta masyarakat tetap waspada bencana, dan jangan terprovokasi isu yang tidak jelas, pastikan informasi bencana dari sumber resmi yang telah terverifikasi yakni BMKG,” cetusnya.

Imran menyebutkan, semua wilayah yang ada di Kota Sukabumi memiliki resiko yang sama. Lantaran, gempa bumi berbeda dengan banjir atau tanah longsor. “Semua wilayah di Kota Sukabumi akan merasakan hal yang sama untuk resiko gempa, karena dibawah kaki kita ada patahan sesar Cimandiri,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *