Naik Bus di Kota Sukabumi, Tak Lagi Harus Perlihatkan Hasil PCR

Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi
Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi di Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi

SUKABUMI — Penumpang transportasi darat saat ini tidak harus repot membuat surat antigen maupun PCR. Pasalnya, saat ini Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI melayangkan surat edaran nomor 23 tahun Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Kepala Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi, Yukky Rahmat Yunus mengatakan, masyarakat pengguna transportasi darat saat ini tidak perlu lagi memakai surat antigen maupun PCR. “Tetapi, ada kewajiban harus sudah di vaksin, baik dosis maupun booster,” kata Yukky kepada wartawan, Selasa (15/3).

Bacaan Lainnya

Penghapusan aturan tersebut, lanjut Yukky, sebagai upaya mempermudah masyarakat khususnya para penumpang ketika akan bepergian menggunakan jasa transportasi darat, tanpa harus membuat surat antigen.

Kendati demikian, para penumpang harus tetap menerapan protokol kesehatan.

“Para penumpang yang masuk ke TTA menunjukkan Aplikasi Peduli Lindungi sebagai tanda mereka telah di vaksin, kami juga tetap memberlakukan Prokes, salah satunya wajib menggunakan masker,” paparnya.

Apabila ada penumpang yang belum divaksin Covid-19, petugas TTA akan mengarahkan agar penumpang bisa melaksanakan vaksinai untuk mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19.

“Bukan hanya transportasi darat, tapi laut dan udara juga sudah tidak memberlakukan aturan tersebut. Hal ini, merupakan kelonggaran bagi masyarakat ketika akan memasuki peralihan masa pandemi ke endemi,” bebernya.

Meski kondisi penumpang di TTA masih terbilang sepi, namun layanan transportasi darat untuk 21 jurusan AKAP dan AKADP tetap beroperasi seperti biasa melayani kebutuhan masyarakat.

“Berharap kondisi pandemi Covid-19 bisa segera pulih dan peralihan masa pandemi ke endemi ikut berpengaruh terhadap aktivitas di TTA,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *